SlideShow

0

Pelatihan Relawan JAPIK


  “Efective Management Tanggap BencanaTraining”
Makassar 8-9 Oktober  2011
            JAPIK sebagai lembaga peningkatan kapasitas kali ini menyelenggarakan pelatihan bertema Manajemen Tanggap Bencana dengan tujuan meningkatkan kapasitas sumber daya Manusia (SDM) Relawan Japik.bagaimana mengkomunikasikan manajemen dilapangan Anggota Ketika terjadi Musiba bencana,dimana sikap tepat dlm mengatasi krisis bencana alam
            Dalam hal ini dibutuhkan adanya penekanan khusus yang bersikap mengikat dan memiliki konsekwensi hukuman bila hal pemberian pertolongan pertama terhadap korban gempa tidak dilaksanakan oleh mereka, karena memang lebih utama bahwasnya prinsip gotong royong dimasyarakat harus dibudayakan secara paksa, dengan memberlakukan konsekwensi hukum bagi yang lalai atau enggan melakukannya. Hal ini bisa dilakukan dengan menjatuhkan sangsi bagi lurah sampai kepada tingkat gubernur di wilayah yang terdekat dengan lokasi bencana, bila bantuan yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan atau yang telah ditentukan oleh pemerintahan pusat. Dalam hal ini, undang-undang penanggulangan bencana harus mengatur permasalahan ini. Para pejabat pemerintahan daerah bisa dihukum dengan tuduhan melalaikan tugasnya sebagai pejabat atau pelaku pemerintahan.
            Contoh kasus, bila terjadi gempa di padang, maka yang pertama kali harus bertanggung jawab adalah gubernur sumatera utara, jambi, dan sekitarnya. Maka sudah sepantasnyalah gubernur sumatera utara tersebut mengerahkan rakyatnya untuk tampil bersama membantu tetangga wilayahnya yang terkena bencana tersebut, sambil mengucurkan bantuan materi yang dapat dikutip dari kas daerah yang dimiliki, ditambah kerelaan rakyat dalam memberikan sumbangannya. Bila terjadi bencana alam disuatu daerah, maka daerah yang tak terkena gempa, wajib mengerahkan sedikitnya tiap kelurahan 50 orang relawan dan relawati sekaligus. Setelah dikumpulkan dibalai kelurahan, maka truk militer menjemput mereka menuju posko darurat bencana yang telah didirikan oleh Satuan Penanggulangan Bencana Alam Nasional yang telah terlebih dahulu berada dilokasi bencana.
 Materi :
Bagaimana membantu masyarakat dalam proses PEMULIHAN langsung setelah terjadinya bencana dan pemulihan jangka panjang.
 Persiapan
Tujuan   
Siapa yang Membuat Perencanaan?
Hasil yang Diharapkan dari Perencanaan
Penyusunan Rencana
Mengenali Kemungkinan Resiko
Analisa Masalah Dan Faktor Penyebab Bencana
 Mengenal Sumber Daya Lokal

 Membentuk kelompok Perencanaan
Manfaat :
  • Peserta memahami teknik dan metode yang digunakan dalam proses Penaganan Bencana
  • Peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh kedalam aktivitas lembaganya
Untuk informasi lengkap hub. :
Dadank/Ippank/Abrar


0

Pengrus Japik 2011-2013

Ketua Umum : Sulfian Syam
Ketua I          : Rais Munajat
Ketua II        : Awaluddin
Sekjend         : Is Iksan Hataul
Wasekjend   : Donny Pakaya
Wasekjend   : Qori Ramadhan
Bendum        : Arni isnaini
Wabendum   : Masyita Syahrani

Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan: Yenni Patricia
Sekretaris:  Taufan Tuarita
 
Dept. Pelayanan Kesehatan : Edward Pandu W
Sekretaris: M.Patri Nasir

Dept.Program Logistik: Awaluddin Salam
Sekretaris:  Abrar Pratama

Dept. Pendidikan dan Pelatihan: Harry Adiwinata
Sekretaris: Mubdi Afdhal

Dept. Komunikasi Publik: Nur Rahmat
Sekretaris: M.Fauzul Azhim

Dept. Hubungan Eksternal dan LSM: Wirasto Ismail
Sekretaris: Adam Malik

Dept.Advokasi dan Bantuan Hukum: Fathir M.N
Sekretaris: Andhika

Dept. Program Usaha dan Dana: Yus Ardiansyah
Sekretaris:  A.Firman Mubarak
 
Barisan Depan (Badan) Relawan : Muhammad Asyriqars
Sekretaris : Ahmad Wahyuddin
Tim Medis : Irfan Faisal
       : Irfan Mujahiddin
Tim Penanggulangan Bencana: Reza zainal
                                    :  A.Makkawaru

Kelompok Kerja (Pokja) : Irham Maruf
Sekretaris : Adil Makmur
Pokja Narkoba ;Dzulfikar Waspada
Pokja HIV/AIDS : Ihsan Mahmudin

0

“Efective Management & restra Training” Makassar 17-18 agustus 2011


Fundraising atau penggalangan dana merupakan ujung tombak lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan.  Selain program yang bagus tentunya metode mengemas dan mengkomunikasikan program sangat dibutuhkan.  Fundraising dewasa ini tak hanya menggalang dana namun juga meraih dukungan publik terhadap aktivitas dan program lembaga.  Tentunya mensikapi hal tersebut, lembaga sangat membutuhkan kemampuan komunikasi yang efektif.
Strategi penggalangan dana adalah tulang punggung kegiatan menggalang dana yg anda lakukan. Andaperlu memberikan perhatian penuh sejak dari awal pada setiap langkah yang anda ambil untuk menggalang dana . Agar segalanya berjalan lancar. Anda hanya membuang-buang waktu dan tenaga saja,jaka anda tidak menyusun strategi yang baik.
JAPIK sebagai lembaga peningkatan kapasitas kali ini menyelenggarakan pelatihan bertema Manajemen & restraOrganisasi dengan tujuan meningkatkan kapasitas sumber daya fundraiser lembaga dalam menggalang dana dan mengkomunikasikan program.organisasi.
Materi :
1.      Strategi Penggalangan Dana
2.       Metode Negosiasi & Audiensi Komunikasi efektif
3.      Mengemas Proposal Program
4.      Strategi Penggalangan Dana
5.      Simulasi – Penyusunan Proposal Penggalangan Dana
Manfaat :
  • Peserta memahami teknik dan metode yang digunakan dalam proses penggalangan dana
  • Peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh kedalam aktivitas lembaganya
Untuk informasi lengkap hub. :
Dadank/Ippank/Abrar